Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘keluarga’ Category

screenshot_2016-12-05-07-11-51-1

LOVE
Clair, sejak baby sudah penuh dengan cinta, berlimpah.. dari mama papa so pasti lah, kamu bisa merasakannya, dari cucu pertama mak Wi dan keponakan pertama iik.. eh juga cucu ke 30 dari phopho Limpahan cinta kasih tak membuatmu plepegen (terlalu penuh) cinta, karena dari kecil kamu sudah biasa berbagi, punya balon 2 dibagi ke ferry anak tetangga, masih ingatkah? Selalu thanks God, bersyukur telah menaruh kebaikan hati di my daughter.. Kebiasaan berbagi cinta kasih, memudahkan menjalani hidup dimana mana, cinta kasih adalah bahasa universal setiap makhluk.. sehingga ketika di usia 13tahun sudah belajar ke negri china pun, mendapat teman teman bak saudara.. Meski di hati kecil kuatir nya mama pol, karena bila kamu sakit hanya bisa berdoa, bila kamu lompat jendela asrama, hanya bisa berharap semuanya asik saja dan di jauhkan dari bahaya..
SMART
Makin tumbuh dewasa, makin kelihatan smartnya.. Istimewa-my Clair, kamu bukan hanya berpikir secara global namun juga perhatian ke detail detailnya.. sangat. Jeang-jarang orang mempunyai kombinasi unik ini, dan kamu mempunyainya.. Bagus di strategy thinking, juga sangat menguasai ke detail.
BEAUTY
Hehehe.. Makin bertumbuh, makin cantik.. ni mama kirim photo before dan after nya ya..
Peony, bunga favorite mu, peony di lihat dari semua sisi cantik, beauty in all forms, sama dengan mu Clair.. bukan hanya cantik parasnta, cantik juga hatinya..
Waktu kecil sering di kudang papa, anakku ayu ayu dewe hahaha..
PERFECTION
Nah ini yang mirip plek dengan your papa. Dari start hingga finifsh nya musti sesuai dengan rencana. Kalau nggak, maka koppig dan keras kepalanya muncul.
Itulah my daughter yg hri ini sudah dewasa 22 tahun.. Tak henti-hentinya mama mengucap syukur dalam setiap doa, setiap kali mengingat kamu. Kebaikan kebaikan Bapa di Sorga, dan kasih karunia demi kasih karunia di berikan melalui keberadaanmu. Sooo makin bertumbuhlah di dalam Tuhan Yesus.
Happy Birtday Clairine..
Screenshot_2016-12-05-06-37-27-1-1.png
Advertisements

Read Full Post »

Clair, my Beloved daughter,

Do you know how much you mean to me?
As you grow into what you will be.
You came from within, from just beneath my heart
it’s there you’ll always be though your own life will now start.
You’re growing so fast it sends me awhirl,
With misty eyes I ask, Where’s my little girl?
I know sometimes to you I seem harsh and so unfair,
But one day you will see, I taught you well because I care.
The next few years will so quickly fly,
With laughter and joy, mixed with a few tears to cry.
As you begin your growth to womanhood, this fact you must know,
You’ll always be my source of pride, no matter where you go.
You must stand up tall and proud, within you feel no fear,
For all you dreams and goals, sit before you very near.
With god’s love in your heart and the world by its tail,
You’ll always be my winner, and victory will prevail.
For you this poem was written, with help from above,
To tell you in a rhythm of your Mother’s heartfelt Love!

 

 

Masih ingat, percakapan bulan lalu?

“Pa, besok Desember my seventeenth loh”

“Lalu?”

“Ulang tahun he..he..”

“Apa istimewanya ulang tahun 17th? Bukan-kah semua orang juga mengalaminya? kecuali yang pernah ber-usia 17th hanya kamu.. lah itu baru istimewa”

“ha..ha..ha..” ngakak dengerin dialog kalian, papa n his daughter

Clarin, kamu dan ur papa adalah dua orang unik yang di anugerahkan Tuhan kepada Mama. Beneren unik dan istimewa, walau kadang membuat sebel juga kalau mood-nya gak “pas” he..he..

Clair, ketika kamu arrange tuk ngumpul bersama, undang Papa n Mama ke Singapore, nraktir nge-teh dan menginap di MBS. Mama tahu bahwa my cempluk sudah besar.
Anugerah Tuhan nyata dalam kehidupan kita.
Betapa tidak?

Kejadian-mu adalah ajaib, karena rahmat dan kasih karunia, pernah mama cerita di sini kan?

Papa bilang bahwa kamu adalah berkat

Papa juga bilang kamu juga di berkati. You are blessing

Talenta, kepandaian, karakter, lingkungan, keluarga,  teman-teman yang semua seperti saudara, adalah berkat..

Kasih Tuhan menjaga-mu.
Masih ingat ketika di China? di usia 13 tahun jauh dari mama papa, namun ada teman-teman Diva, Oscar, Adrian, meski seusia namun bisa saling menjaga.

Juga teman-teman Dodoger di Solo yang rame meriah kompak, bukan-kah juga mewarnai masa kecil yang ceria.. mbok begini-begini, Dodoger juga berkat loh.. ha..ha.. seru bersama mereka kan, mama aja juga ketularan dolan-dolan, gather together

Kasih Tuhan melengkapi.

Ketika tinggal bersama Lynn dan Windy
Maybe Clair nggak rasakan, bersama mereka, menemukan sisters kan?
Belajar ngelembur, belajar masak, belajar resik-an ha..ha..

Ketika bertemu kemarin, kamu bertanya tentang Zen, dan bercerita tentang being humble, willingness to learn, hardworking. Ha..ha..ha.. itu papah banget Clair.
Sudah ada dasar-nya Clair. Inside you..

My Clair  sudah besar..

Seventeenth,Semua orang mengalami-nya
Akan menjadi istimewa, bila kita memaknai-nya
dan mensyukur-i-nya
Dengan mengingat, karya dan kasih Tuhan nyata
you are blessing , Clair
coz  God love you
coz doa-nya mak Wie, kasih-nya phopho, sayang-nya engkong, cinta-nya iik.. dan perhatian ur temans

 

Happy Birthday Clarin..

Read Full Post »

Who are you

The marriage relationship is a great mystery, ……….
as a symbol of the marriage of Christ and his Church.

A great mystery, a great secret, rahasia besar..

Ya, rahasia besar yang dinyatakan, sudah menjadi nyata dan bukan rahasia lagi bagi yang sudah mendengar dan mengerti.

Rahasia besar ini terasa meski belum terungkap di dalam kehidupan-ku. Sang Sutradara mengungkap-nya melalui step by step, langkah demi langkah hidup, melalui hidup pernikahan, hidup bersosial, hidup bergereja,.. dan semakin nyata ketika DIA bersama..

Tuhan baik, berkenan dan rela, supaya Joli mengetahui rahasia ini, meski sudah pernah di khotbahkan di gereja, sudah pernah membaca ayat, namun baru akhir-akhir ini.. ngeh rahasia itu.. Klewer alias Sabdaspace membantu juga bahkan sangat gencar menolong dengan tulisan blog-blog tentang bagaimana sebaiknya wanita, diamkah, cerewetkah, berkuasakah… mbuh..

Melalui tulisan blog2 diatas bukanlah hal leadership wanita yang utama yang mempengaruhi hidup Joli dalam 2-3 hari belakangan ini, tetapi lebih daripada itu. Tuhan berkenan memberitahukan :  who is I am (Joli).. sudah berpuluh-puluh tahun menghirup udara di dunia, buanyak orang mengenal dan sok tahu membicarakannya, juga sering bercermin melihat diri, memasang cctv di setiap sudut.. untuk merekam.. tetapi ketika  ditanya who are you?.. nggak tahu mesti jawab apa..

Joli

Joli

Senin-Rabu kemarin ada pertemuan lumayan penting di Bali, akan ada keputusan-keputusan penting yang akan diambil menyangkut  pekerjaan dan perusahaan dimana ku-bekerja, yang tergantung dari jawaban pertanyaan “Who are you..  itu tadi … depend on who you are .. kata rekan bisnis..  Ya kami akan menjalankan dan membentuk suatu perusahaan bersama.. jauh lebih besar dibanding yang sudah ada sekarang, terpisah, dan meminta Joli menjadi yang ter-atas.. tetapi mesti jawab dulu pertanyaannya.. who are you, Joli..???

……………………..

………………………….

……………………………..

…………………………………….

mencoba menanyakan kepada kalian disini, tidak ada jawaban, thanks God, tidak ada jawaban.. karena DIA yang mau melatih-ku.. he.. he..

Hingga hari terakhir Rabu, masih dengan pertanyaan yang sama.. Who are you Joli?

Hari itu tetap tidak ku jawab who Joli is.. wong Joli sendri juga belum jelas-jelas amat siapa Joli.. aneh tapi nyata, tapi itulah jawaban jujur seorang Joli.. (soo Vantillian jangan ikut2 tanya siapa Joli ini ya..)

Ya tidak ada jawaban tentang siapa Joli, terserah dengan perusahaan, mau lanjut kerjasama or not.. karep-mu.. namun ada satu rahasia kecil Joli yang akan kuceritakan.. about Joli’s secret..

Joli’s secret:

Ketika kecil, diijinkan untuk mengalami dan mengamati keluarga-keluarga kurang bahagia, sejak kecil mencoba mencari tahu apa itu bahagia, dan bagaimana cara menjadi bahagia.. dimulai mungkin sejak kelas 3 SD mungkin lebih kecil dari itu kali..

Sehingga berkesimpulan kebahagiaan tidak bergantung kepada orang lain, tetapi bergantung pada diri sendiri, so kalau mau bahagia mandirilah, jangan bergantung kepada siapapun.. juga hubungan relationship suami istri, bila mau bahagia, ayah haruslah yang menjadi pilot rumah tangga, bukan sebaliknya.. itulah pengertian seorang anak SD.. bila mau bahagia jadilah mandiri, bila mau jadi menikah jadilah istri yang rela di pilot-i suami.

Pengaruh masa kecil sangat luar biasa, itulah yang terus masih mewarnai hingga dewasa, karena mandiri, Joli jarang bertanya apa yang harus kulakukan, termasuk kepada Tuhan.. karena sekarang menjadi istri, harus mau release kemandirian, dan mulai belajar bertanya dan mengikuti suami, mungkin banyak orang nggak setuju, mungkin juga joli juga nggak akan setuju, bila dulu mempunyai masa kecil yang berbeda.. namun itulah facta, hidup joli yang nggak bisa dipungkiri..

Ketika klas 2 SMA, dikenalkan sama Tuhan Yesus.. mulai diajar sedikit demi sedikit sesuai kapasitasnya Joli, untuk lebih mengenal DIA, dan mengikutiNYA.. ya follow HIM

Itulah rahasia Joli, yang kuceritakan kepada rekan bisnis seorang Bule yang kebetulan seorang Kristen juga dan pengetahuan alkitabnya walah.. kalau cerita bisa puanjang gitu samapi nggak ngerti krn panjangnya he.. he.. (lha englishnya joli pas2an). jadi jangan tanya my visi sekarang ini.. Joli just mengalir mengikuti gelombang yang dibuat suami maupun gelombangnya Tuhan.

Teman menjawab, tahukah Joli, benar suami adalah kepala dari istri, namun bagaimana pendapatmu dengan ayat mereka bukan lagi 2 tetapi menjadi satu daging, bila menjadi satu, yang mana yang kepala, yang mana yang tangan, yang mana yang ekor?? bukankah itu juga gambaran Bapa dan Anak, sering kita kotak2an Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus.. padahal mereka adalah SATU??  demikian juga suam-istri.. bukankah mereka juga satu? dan ada lagi.. renungkan.. ketika Yesus bilang Aku di dalammu.. bukankah itu juga satu kesatuan? renungkan…

ya.. bagaimana bisa kamu mengikuti gelombang yang dibuat suami, bagaimana bisa kamu mengikuti gelombang yang dibuat Jesus.. bila DIA didalammu? renungkanlah Jesus IN you..

sampai sekarang Joli masih merenungkannya..

…………….

……………………..

…………………………….

Rabu malam, ketika pulang ke Solo, Joli menceritakan rahasia kecil Joli kepada mas Paul my bojo, mungkin 15 tahun hidup bersama, tidur bersama, mandi bersama, ..ya  bersama-sama, namun  dia  juga nggak tahu pemikiran2 Joli, juga masa lalu.. malam itu Joli juga cerita hal yang sama, hal kemandirian Joli, prinsip Joli untuk tunduk dan menjadikan suami adalah kepala ( meski sudah koar2 di SS, baru cerita kepada suamiku bahwa dialah kepala yang harus Joli tunduk-i)… sooo meskipun kadang kamu (mas paul) merasa Joli sering semau-nya Joli,  tahulah bahwa itu terkadang lumayan berat juga untuk tunduk.. meski sering dan hampir semua CARA kita berbeda, Joli selalu tetap ingin mengikuti dan tunduk.. Dia diam aja.. ketika Joli cerita.. ya kata penutup dari Joli.. “Setelah tahu prinsip Joli, kamu jangan semena-mena yoo..”  dia just tersenyum…

Hal perusahaan baru.. Joli don’t care. bila mas Paul setuju.. Joli akan jalan bila tidak no problem juga..

Dan kemarin Joli bilang dengan rekan bisnis.. ya.. sekarang kita semua tahu.. bila bekerja sama Joli, kamu mendapatkan bukan hanya Joli, namun ada pemikiran Paul didalamnya, juga ada DIA yang besar di dalam Joli.. soooo

Terima kasih kepada Tuhan, untuk setiap rahasiaNYA yang boleh dinyatakan kepada Joli,

terus mengingat ada Jesus di dalamku,
di setiap langkahku..
Tuhan kemana pun ku pergi, tidak dapat lepas dari MU karena kasihMU,
Meski Engkau tahu siapa dan apakah aku
mengapa Tuhan melihat dan mengasihiku?
terima kasih Tuhan..
segala hormat dan kemuliaan hanya bagiMu, Tuhan..
Engkau baik, sungguh amat baik kepada ku..
kebaikanMu dan kasihMu itulah yang menghanguskanku…

Read Full Post »

Batsyeba

Kemolekan adalah bohong
Kecantikan adalah sia-sia

Tubuh indah dan wajah cantik adalah dambaan setiap wanita, ya.. aku menikmatinya.. dulu..   sekarang nikmat itu menjadi laknat..

Dia yang punya negara, dia yang punya bala tentara, dia yang punya kuasa, dia yang punya segalanya ya dialah Raja.. rakyat rela memberi nyawanya untuk sang raja yang berkuasa, demikian juga suamiku memberi diri untuk menjadi pasukannya, pula ayahku juga rela memberi nyawa, kakekku mengabdikan diri dan hormat kepada Sang Baginda..

Hari itu Sang Raja memanggilku, mengundangku ke Istananya, segera kudatang dengan buru-buru dan gelisah, adakah hal yang terjadi dengan suamiku di medan perang?

Hari itu bukan berita tentang suamiku yang kudapat, tetapi cerita gelap dari seorang istri yang menjadi tidak setia kepada suami.. ya hari itu  Sang Raja meminta-ku, mengajak-ku, membuai-ku…  membuatku berstatus “istri tidak setia”..

Bagai mimpi buruk di tengah hari.. najis.. najis.. najis.. itulah yang kurasakan.. kurendam tubuhku di kolam istana.. kuharap bisa membersihkan tubuhku, ku-sabun tubuhku puluhan kali, kuharap dapat menghilangkan kotoran-nya.. najis.. najis.. najis..  berkali-kali.. kumasukkan kepalaku ke air.. tetap terngiang najis.. najis.. najis..

Ku tak tahu.. hidup bagai di neraka, menunggu suami pulang di medan perang, semakin tersiksa ketika kutahu aku hamil, kembali kuingat peristiwa hari itu.. semakin tersiksa, ku tak kuat menanggungnya sendiri, kuputuskan untuk memberitahu kepada “Yang Berkuasa”, memberitahukan kehamilanku..

Hati merasa  gelisah, entah apa yang kukatakan bila suamiku pulang.. selalu dikejar rasa bersalah kepada suamiku.. istri apa aku ini, ketika suami mempertaruhkan nyawa untuk negara dibalas khianat seorang istri.. dalam kegelisahanku, tiba-tiba kudapat berita suamiku gugur di medan perang..  oooohhh suamiku untuk minta ampun-pun aku tak sempat.. ampuni.. ampuni istrimu yang tidak setia..

Beberapa waktu kemudian,  Baginda Raja mengambilku menjadi istrinya, menjadi istri raja adalah impianku ketika kecil, di masa kecil sering ku-melihat kakek di istana raja yang megah, mengantar ayah yang gagah perkasa  berangkat ke istana.. ya menjadi istri raja adalah impianku sejak kecil, namun bukan dengan cara seperti ini.. hamil

Usia kehamilan sudah semakin tua.. kudapati Sang Baginda Raja bersedih hati, bukan seperti biasa seorang bapa menunggu kelahiran puteranya. Sang Baginda seperti tampak berbeban sangat berat setelah bertemu dan berbicara dengan nabi Natan kemarin, namun ku tak tahu kenapa..

Sudah waktunya ku melahirkan.. anakku, yang kukandung dengan segala macam rasa, rasa sesal, rasa bersalah, rasa sedih, rasa kuatir..

Anak yang kutunggu-tunggu akhirnya lahir juga, bayi yang lemah hadir di dunia yang keras, bayi yang ternyata tidak bisa kutimang.. ya.. bayi yang kutunggu tak mau dipangku.. bayiku meninggal setelah menderita sakit 7 hari lamanya..  oooohhh betapa sedih hatiku.. Uria suamiku.. inikah hukuman istri yang tidak setia kepada suaminya?.. bila boleh meminta.. biarlah aku mati bersama bayiku.. biarlah aku mati..selesai sudah semua-nya..

Salah seorang istri Baginda datang menghiburku, mengingatkanku untuk tidak membuat kesalahan baru lagi, sudah menjadi istri Raja hendaklah berperilaku sebagai istri Raja, menyesali yang sudah itu baik namun lebih baik adalha menebusnya dengan berlaku lebih baik, begitu nasihatnya.. Kakak begitu ku memanggilnya, dia sungguh seorang istri yang amat bijak, kakak banyak bercerita kehidupan seorang istri dan bagaimana seharusnya menjadi penolong suami, kakak sungguh istri yang amat baik..

Sang Baginda juga datang menghiburku,  sangat baik kepadaku, tahu betapa hancurnya hatiku,  tahu betapa sedihnya diriku..  Baginda Raja bersamaku malam itu,  Baginda Raja menghampiriku..

Tuhan baik, sungguh amat baik.. “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya,  yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN” begitu kata Baginda raja, ya.. Tuhan telah berbelas kasihan mengampuniku dengan memberi karunia seorang putera..

Ku ingat nasihat kakak, penyesalan saja tidak cukup, kuingin menjadi lebih baik, aku akan mengasihi, mendidik puteraku dengan baik, membuat bapa-nya bangga, juga aku akan merawat diriku supaya menjadi istri kekasih suami, dan menjadi istri yang baik,  menebus masa lalu..

Read Full Post »

Pasangan seimbang

Ganda campuran.. itulah gambaran pasangan suami istri, tidak peduli ketika sebelum berpasangan dia adalah pemain tunggal or memang di latih untuk bermain ganda.. namun ketika bertanding untuk ganda campuran.. berdua harus saling mengisi semua sisi.. meski biasa yang wanita berjaga di depan net siap bermain netting atau menggebuk bola ketika tanggung.. namun harus bisa bermain di belakang menerima bola-bola lob ketika pasangannya hampir habis napas terlalu sering smesh..

Ibarat pemain badminton tunggal putri yang beralih main ganda campuran, sering kali gaprapak raket, sering kali lari ke belakang semua, or berebut smesh.. itulah yang aku alami ketika awal-awal berumah-tangga.  sebagai cewek yang terbiasa mandiri dan terbiasa mengambil keputusan sendiri harus belajar menselaraskan kehendak dengan suami yang notabene adalah kepala keluarga dan memang secara kodrati haruslah demikian bila mau berbahagia..

Setiap tetes air mata selalu diperhitungkan apakah layak.. ada harga untuk setiap butir-butir-nya.. itulah sebabnya bila ada sesuatu yang membuat dia menangis pastilah hal yang sangat “kebangetan”..

Namun aneh ketika sesudah menikah justru sering kali tetesan air mata yang seharusnya tidak layak keluar namun bisa mengucur deras hanya oleh karena tingkah or ucapan sederhana seorang suami yang sering kali kekeh jumekeh. Memang aneh.. berhari-hari aku mencoba merenungkan apakah setelah menikah dan mempunyai “kepala” wanita akan menjadi lemah, apakah dengan menyelaraskan kehendak wanita menjadi tidak berkehendak bebas? Syukur kepada Allah yang memberikan pasangan yang kekeh terhadap prinsip namun sangat menghargai dan mendorong setiap orang untuk mengaktualisasikan diri secara optimal. Ternyata yang sulit adalah ketika mencocokan prinsip, ketika prinsip-prinsip sudah cocok, hal-hal pelaksanaan sebenarnya istrilah yang sangat berperan dalam mengatur rumah tangga, ibaratkan kalau suami adalah kepala maka istri adalah leher-nya, leher yang menyangga itulah peran istri yang selalu akan terus menjadi support dan penolong suami, istri yang bisa membuat kepala mengangguk dan menggeleng (seperti Hawa membuat Adam menggaguk untuk tawaran makan buah pengetahuan), istri jugalah yang dapat membuat kepala bisa selalu tegak terhormat.. Ketika menyadari hal ini…  sungguh bersyukur Allah menciptakanku sebagai wanita..

Wahai para istri.. ambillah peran ini dengan seluruh kebanggaan dan tanggung-jawab.. dengan cara membina dan memperlengkapi diri terus menerus sehingga kita siap untuk menjadi support dan membuat “kepala” selalu tegak meskipun kadang “kepala” menjadi kekeh jumekeh janganlah membuatnya tunduk layu hanya untuk supaya dia tahu peran anda.. membuat suami terhormat adalah kebahagiaan seorang istri…

Wahai para ibu.. ambilah peran ini dengan bangga dan sukacita.. dengan cara membina dan perlengkapi diri dengan cinta dan kasih.. membuat anak-anak berhasil menjalani hidupnya dengan cara yang benar itulah cara mendidik anak.. mempersiapkan anak-anak mengarungi belantara kehidupan dengan tetap takut akan Tuhan dan menghormati bapaknya dan mengasihi ibunya..

Namun dalam perjalanan ber-ganda campuran sering kali trek raket dan kadang menyerahkan perjuangan ke salah satu pihak dengan mengatakan “sak karepmu” dengan hati tidak rela.. ketika wanita dan istri “menyerah” dan menjadi lemah seringkali dipicu oleh suami yang tidak tahu kalau dia tidak mau tahu.. justru seringkali suami yang membodohi istrilah yang membuat istri bodoh.. justru seringkali ketika suami yang tidak bisa berperan sebagai “imam”lah yang membuat istri kehilangan arah.. justru suami yang sering meng-goblok-kan istrilah yang sebenarnya membuat goblok generasi berikut-nya..

Wahai para suami.. sungguh amat besar pengaruhmu dalam menentukan arah masa depan keluargamu.. ambilah peran sebagai “imam” dalam keluarga karena itulah peran yang seharusnya seorang suami menjadi wakil Tuhan dan membawa seluruh keluarga mengenal Sang Khalik dengan benar, buatlah istrimu bangga dan encourage her dengan mengasihinya..

Wahai para bapak.. sungguh besar peranmu untuk memberi teladan kepada anak-anakmu dengan mengajarkan mereka takut akan Tuhannya dan ajarkan cara menghormati orang tua dengan jalan mengasihi ibunya..

Dengan melakukan peran masing-masing itulah cara mempertahankan biduk rumah tangga, dan menjadi pasangan yang seimbang, haruslah etrus di usahakan bukan hanya ketika masih pacaran, justru ketika sudah berumah tangga-pun harus tetap membina diri untuk terus menjadi seimbang..

Dua bulan terakhir ini, seperti berlari sprint.. itulah yang harus aku lakukan untuk mengejar keseimbangan dengan suami, meski sudah berlari dengan memaksa diri.. tanyalah kepada suamiku.. dia akan menjawab.. bagaimana kita bisa mencapai ini.. itu.. bila salah satu kaki-ku masih ter”gandul-i” ??  Pernahkah aku menghambat-mu? bukankah selama ini dia .. bebas.. mengejar mimpinya.. tahukah kamu?  yang mengganduli-mu hanyalah  your illussion.. (para lelaki memang aneh.. di hantui pikiran dan kekuatiran sendiri namun cari-cari alasan.. )

Hingga di suatu tempat nggak tahu di Kilometer berapa.. kami bertemu.. tidak tahu apakah aku yang berlari atau dia yang menunggu.. inilah titik seimbang .. ketika  tahu ada hal-hal yang harus perlu support.. ada hal-hal yang akan optimal bila dilakukan bersama-sama,  dan ada juga hal-hal yang akan cepet mencapai tujuan bila dilakukan sendiri-sendiri menjadi lebih lincah..

Ketika merasakan perang sama asiknya dengan damai, ketika merasakan sakit sama enaknya denga sehat, ketika merasakan sendiri sama indahnya dengan bersama.. itulah bahagia berumah-tangga.. meski perceraian bukan hal yang menakutkan lagi… jangan masuk-kan kata-kata dan alternatif itu menjadi salah satu jalan penyelesaian rumah tangga.. meski di akhir sekalipun.. nanti kita akan berkreasi dan menjadi kreatif membina rumah tangga dan menikmati seninya membina keluarga sakinah.. yang takut akan Tuhan..

Menjadi pasangan sepadan tidak harus melakukan segala sesuatu bersama-sama..

Menjadi pasangan sepadan harus selalu di usahakan..

Menjadi pasangan sepadan adalah seni yang amat nyeni..

Read Full Post »

Kursi Cinta

bungalow-101

Hari ini 3 Oktober 2008  Tabanan Bali di sebuah resort Waka Gangga menikmati indahnya deburan ombak sekaligus lambaian daun-daun padi di sawah.. tempat yang sangat indah.. di tengah sawah sekaligus di tepi pantai Gangga..

Alam yang mempesona melambangkan Sang Penciptanya.. bungalow yang romantis mengharapkan penghuni yang sama romantisnya.. luas sekitar 50 m2 hanya terdiri dari ruang tidur dengan poster bed yang sangat melankolis dan kamar mandi yang memanjakan tuannya untuk berexplorasi dengan segala angannya..

love-bed1

pagi-indah


Read Full Post »

Love seat

Love seat

Love seat

Love seat..

Bangku.. bernama love seat…
di tepi pantai.. di tengah sawah..
gemuruh ombak.. diseling gemericik air pematang..
bau asin laut..  berbaur segar tanah

Di bangku ini aku duduk sendiri..

Mendengar omelan dan gerutu..
mana odol.. mana baju renang..
serangga dan belalang hinggap mengganggu..
Daun padi tetap melambai riang..

Tuit.. tuit.. tanda bunyi sms menunggu..
walah weleh pengkhianat datang menjelang..
debar marah mengalahkan suara gelombang bergulung..
matahari tak peduli tetap melangkah tenggelam.. indah..

Di bangku ini aku tidak sendiri..

menghantar matahari pergi ke belahan bumi..
langit jingga selalu menjadi saksi..
tidak peduli yang terjadi hari ini..
marah, sesal, gerutu.. haruslah selesai sampai disini

serangga, belalang terusir buaian angin malam
gelap malam mencari kerlap kunang-kunang
taburan bintang sembunyi mengintip di balik awan hitam
gemuruh amarah berganti gelombang cinta

Di bangku ini aku kembali sendiri..

menyaksikan kabut pergi menyambut embun pagi
menanti sinar mentari tersenyum pagi hari
menyambut apa yang terjadi hari ini
bersama Sang Khalik empunya hari-hari..

Waka Gangga 3 Oktober 2008

bersama-embunpagi2

Read Full Post »

Older Posts »